Tututorialhijabers.com - Tempat Menemukan Kecantikan Berhijab Dengan Tutorial Berhijab Terbaru

Rabu, 04 Juni 2014

Pentingnya Pengertian Fiqih Untuk Perempuan

Pentingnya Pengertian Fiqih Untuk Perempuan
Pentingnya pengertian Fiqih Untuk Perempuan - Fiqih adalah salah satu bidang ilmu dalam syariat Islam yang secara khusus membahas persoalan hukum yang mengatur berbagai aspek kehidupan manusia, baik kehidupan pribadi, bermasyarakat maupun kehidupan manusia dengan Tuhannya.

Beberapa ulama fikih seperti Imam Abu Hanifah mendefinisikan fikih sebagai pengetahuan seorang muslim tentang kewajiban dan haknya sebagai hamba Allah.

Terdapat 18 Fiqih tentang perempuan yang wajib untuk di ketahui, berikut adalah 18 fiqih tentang perempuan yang wajib di ketahui.

1) Dalam menyentuh Al-Quran tidak ada larangan bagi perempuan yang sedang berhalangan, hanya beberapa ulama berpendapat maksud dalam keadaan suci adalah berwudhu.

2) Melayani mertua yang sedang sakit tentu tidak dilarang namun diusahakan tidak secara langsung memandang auratnya dan apabila terpaksa menyentuh maka menggunakan alas seperti handuk misalnya.

3) Memakan makanan yang mengandung babi tidaklah haram apabila tidak diketahui dan cukup berdoa meminta ampunan.

4) Dipijat dengan laki-laki yang bukan mahram tentu tidak boleh walaupun dengan alasan yang memijat adalah banci, karena seperti alasan sebelumnya ditakutkan menimbulkan nafsu birahi walaupun diizinkan oleh suami kecuali ia adalah orang serumah dan tidak memiliki nafsu birahi terhadap perempuan.

5) Menjamak shalat karena tuntutan pekerjaan juga tidak dilarang, bukan maksud untuk menggampangkan melainkan Islam memudahkan umatnya untuk melaksanakan ibadah.

6) Hukum waris perempuan tentu tidak sama dengan laki-laki karena laki-laki lebih banyak memikul tanggung jawab seperti menafkahi istri dan anaknya, ia hanya cukup menolong saudarinya apabila saudarinya lemah dalam permasalahan ekonomi.

7) Aturan berpakain bagi perempuan di kolam renang adalah tidak terlalu ketat dan dianjurkan untuk berpisah tempat dari yang bukan muhrim agar tidak menimbulkan nafsu birahi.

8) Masa nifas perempuan menurut beberapa mazhab ada yang 25 hari bahkan 60 hari, namun jika darah keluar setelah 40 hari maka harus tetap harus mandi dan shalat walaupun darah masih keluar.

9) Berpuasa tidak diwajibakan bagi wanita hamil dan menyusui karena dikhawatirkan menganggu diri dan kesehatan janin. Sebagai kompensasi, ia dapat membayar fidyah.

10) Membuka aurat di hadapan dokter laki-laki dan demi kesehatan tidak dilarang asalkan ditemani keluarga agar tidak menimbulkan nafsu birahi.

11) Bilamana istri ingin berjilbab namun suami melarang akan lebih baik mendengar terlebih dahulu dan memberitahu kepada suami secara perlahan mengenai anjuran Islam.

12) Shalat istikharah sama seperti shalat sunnah lainnya dua rakaat dengan niat untuk meminta kepada Allah memilih antara beberapa pilihan yang baik.

13) Anjuran menerapkan sistem KB apabila karena masalah ekonomi tentu tidak dilarang dan tidak ada unsur paksaan walaupun Rasulullah Saw. menghimbau untuk memperoleh anak yang banyak dan berkualitas

14) Ketetapan mengenai mandi atau berwudhu dulu setelah berhubungan badan adalah tidak masalah dengan keduanya mana yang didahulukan, karena apabila hanya mandi saja tidak berwudhu sudah sama seperti wudhu karena mandi adalah menghilangkan hadats besar.

15) Masa iddah bagi perempuan adalah tiga kali haidnya dan apabila nikah mut’ah menurut pandangan Syiah adalah dua kali haidnya..

16) Shalat dikelilingi oleh anak/cucu tidak dilarang bahkan rasul mengendong cucunya saat shalat dan lama sujud dikarenakan cucunya sedang bermain di punggung beliau.

17) Batasan dan aturan berjilbab pada perempuan hanya sebatas muka dan telapak tangan, bila ada yang menganjurkan memakai cadar itu hanya kalangan minoritas ulama saja yang menganjurkan. Adapun alasan berjilbab adalah menahan dan menjaga perempuan dari nafsu birahi lawan jenis.

18) Hukum shalat di rumah non muslim adalah tidak haram asalkan tidak berhadapan dengan salib atau patung misalnya karena menimbulkan kemusyrikan.


Pentingnya Pengertian Fiqih Untuk Perempuan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Melinda Arista Prisandea